Example floating
Example floating
Cirebon

Pastikan Pantura Lancar, 557 Tukang Becak Bakal Terima Kompensasi Selama Mudik Lebaran 2026

35
×

Pastikan Pantura Lancar, 557 Tukang Becak Bakal Terima Kompensasi Selama Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri kopensasi kepada tukang becak agar tidak beroperasi selama arus mudik (photo,dok:mediacirebon.id)

INFO JABAR – Strategi pengamanan arus mudik di jalur legendaris Pantura mulai dimatangkan. Untuk memastikan kelancaran jutaan pemudik yang akan melintasi Jawa Barat menuju arah timur, pemerintah daerah kembali menyiapkan skema kompensasi bagi para pengayuh becak.

Tercatat, sebanyak 557 tukang becak yang biasa beroperasi di sepanjang jalur utama Pantura akan “diliburkan” sementara dan diberikan uang ganti rugi sebagai kompensasi penghasilan.

Menekan Hambatan di Jalur Utama

Keputusan ini diambil guna meminimalisir hambatan samping (side friction) di jalan nasional. Kehadiran kendaraan tradisional di bahu jalan saat puncak arus mudik seringkali memicu penyempitan jalur yang berujung pada antrean panjang kendaraan.

Beberapa poin penting dari kebijakan ini antara lain:

  • Target Sasaran: 557 pengayuh becak yang terdata di titik-titik krusial kemacetan.
  • Masa Sterilisasi: Para tukang becak diminta untuk tidak beroperasi di jalur protokol selama masa puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026.
  • Sistem Pembayaran: Dana kompensasi akan disalurkan langsung sebagai pengganti pendapatan harian mereka agar kebutuhan dapur tetap terjaga jelang hari raya.

Mudik Aman, Ekonomi Rakyat Tetap Terjaga

Langkah ini dinilai sebagai pendekatan yang humanis. Alih-alih melakukan penertiban paksa, pemerintah memilih jalur negosiasi dengan memberikan insentif finansial. Hal ini penting mengingat jalur Pantura diprediksi masih akan menjadi urat nadi utama bagi pemudik motor dan kendaraan logistik.

“Kebijakan ini adalah bentuk sinergi agar pemudik nyaman sampai tujuan, dan warga lokal yang mengandalkan mata pencaharian di jalan raya tetap mendapatkan haknya. Ini rutin kita lakukan setiap tahun demi kelancaran bersama,” ungkap pihak otoritas terkait.

Dengan sterilisasi ini, diharapkan titik-titik lelah dan pasar tumpah di sepanjang Pantura bisa lebih terkendali, sehingga angka kecelakaan dan durasi kemacetan dapat ditekan secara signifikan.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Klik di sini untuk bergabung ke Saluran WhatsApp Kami Untuk Mendapatkan Berita Info Jawa Barat Setiap Hari Nya
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Info Wargi