Example floating
Example floating
Bandung

Respons Cepat Gempa M 2,7 Bandung, Wali Kota Farhan Instruksikan BPBD Percepat Mitigasi dan Edukasi

49
×

Respons Cepat Gempa M 2,7 Bandung, Wali Kota Farhan Instruksikan BPBD Percepat Mitigasi dan Edukasi

Sebarkan artikel ini
photo.dok:bandung.go.id/

BANDUNG – Menyusul peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 2,7 yang mengguncang wilayah Kota Bandung pada Jumat (30/1/2026) pagi, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bergerak cepat menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan mitigasi dampak secara menyeluruh.

Meskipun BMKG melaporkan gempa tersebut merupakan kategori dangkal dan tidak berpotensi merusak, Wali Kota Farhan menekankan pentingnya kesiapsiagaan di lapangan. Instruksi ini diberikan guna memastikan keselamatan warga tetap terjaga serta meminimalisir risiko jika terjadi aktivitas seismik lanjutan.

Pentingnya Mitigasi dan Kesejahteraan Warga

Upaya mitigasi bencana yang dilakukan Pemkot Bandung saat ini menjadi bagian integral dari perlindungan masyarakat secara luas. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan sosial yang merata, seperti yang terlihat dalam capaian gemilang 98 persen warga terlindungi JKN Kota Cimahi sabet UHC Awards 2026, yang menunjukkan sinergi kuat antara perlindungan kesehatan dan keamanan warga di wilayah Jawa Barat.

Langkah Antisipatif BPBD

Wali Kota Farhan secara khusus meminta BPBD Kota Bandung untuk:

  • Melakukan Asesmen Lapangan: Memantau bangunan di titik-titik yang merasakan guncangan signifikan, seperti wilayah Bandung Timur.
  • Penguatan Edukasi: Mengingatkan kembali masyarakat mengenai prosedur penyelamatan diri saat gempa bumi guna mencegah kepanikan.
  • Koordinasi Intensif: Menjalin komunikasi berkelanjutan dengan BMKG untuk mendapatkan data terkini mengenai aktivitas sesar aktif di sekitar wilayah Bandung.

“Mitigasi bukan hanya soal penanganan setelah kejadian, tapi bagaimana warga siap dan tahu apa yang harus dilakukan. Saya minta BPBD terus aktif melakukan sosialisasi di kewilayahan,” ujar Farhan dalam arahannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat pun dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ikuti Saluran WhatsApp Kami

Klik di sini untuk bergabung ke Saluran WhatsApp Kami Untuk Mendapatkan Berita Info Jawa Barat Setiap Hari Nya
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Info Wargi