INFO JABAR, CIAMIS – Suasana haru bercampur antusiasme pecah di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Ribuan warga tumpah ruah memadati lokasi untuk menyambut kedatangan tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Kehadiran pria yang identik dengan iket putih ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan membawa secercah harapan bagi warga terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, KDM menyalurkan bantuan langsung tunai senilai Rp5 juta per kepala keluarga bagi 170 warga yang menjadi korban banjir bandang di wilayah tersebut.
“Lautan Manusia” di Pamarican
Sejak pagi, warga dari berbagai pelosok Pamarican sudah menyemut di lokasi acara. Sorak-sorai dan lambaian tangan warga menyertai langkah KDM saat menyapa satu per satu masyarakat yang hadir. Fenomena “lautan manusia” ini membuktikan kedekatan emosional KDM dengan masyarakat akar rumput di Priangan Timur.
Bagi warga, kehadiran KDM dianggap sebagai suntikan semangat di tengah masa pemulihan pasca-bencana yang melanda pemukiman mereka beberapa waktu lalu.
Bantuan Konkret untuk Pemulihan Ekonomi
Tidak sekadar orasi, aksi nyata ditunjukkan dengan pemberian bantuan modal dan perbaikan bagi mereka yang terdampak paling parah. Sebanyak 170 paket bantuan senilai Rp5 juta diserahkan secara simbolis untuk membantu warga memulai kembali kehidupan mereka.
Pesan KDM: Solidaritas Tanpa Batas
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya gotong royong dan kecepatan pemerintah dalam merespons penderitaan rakyat. Ia menyatakan bahwa duka warga Pamarican adalah duka seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Bantuan ini bukan soal angka, tapi soal rasa persaudaraan. Kita tidak boleh membiarkan saudara kita berjuang sendirian di tengah sisa-sisa lumpur banjir. Pamarican harus bangkit kembali!” ujar KDM di hadapan ribuan massa yang bersorak setuju.
Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Ciamis agar terhindar dari bencana di masa depan.



